Ibu Haji Dirampok dan Diperkosa oleh 4 Pria ( Biadab ) !


Jember (jurnalbesuki.com) - Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah kiranya nasib yang menimpa perempuan ini. Sudah hartanya ludes dibawa perampok, kehormatannya terkoyak karena diperkosa bergiliran empat pelaku yang menyatroni rumahnya, Senin (1/3/2010).

Nahas itu dialami Hj.St (35), warga desa Sukorejo, kecamatan Sukowono. Ketika sedang asyik tidur, dia tiba-tiba dibangunkan empat penjahat yang masuk ke dalam rumahnya.

"Pelaku berhasil masuk rumah setelah mencongkel jendela dapur. Waktu kejadian, suami korban sedang tak berada di rumah. Dia hanya berdua dengan anak laki-lakinya," ujar salah seorang warga bernama Bambang.

Pelaku yang semuanya bersenjatakan celurit itu selanjutnya menyekap penghuni rumah. Pelaku juga meminta korban menunjukkan harta bendanya. Korban yang ketakutan menuruti saja apa kemauan empat perampok tersebut.

Setelah berhasil menguras seisi rumah, rupanya pelaku masih belum puas. Bu Haji yang juga pemilik toko itu kemudian diseret ke salah satu kamar yang ada di rumah tersebut. Empat perampok kemudian memerkosanya secara bergiliran.

"Ketika yang satu memerkosa, temannya yang lain mengalungi korban dengan clurit. Jadi korban tak bisa melakukan perlawanan," kata Bambang.

Puas melampiaskan nafsu syahwatnya, empat perampok ini kemudian pergi begitu saja sambil membawa harta benda korban. "Setelah pelaku pergi, korban berteriak minta tolong yang akhirya mengundang warga untuk berdatangan," lanjut Bambang.

Kapolsek Sukowono AKP Mastur membenarkan adanya perampokan yang diikuti tindakan pemerkosaan tersebut. "Untuk kerugian harta benda, kita masih melakukan perincian. Korban juga segera kita mintakan visum untuk proses kasus perkosaannya," kata Mastur di sela-sela melakukan olah kejadian perkara.

http://jurnalbesuki.com/BU-HAJI-DIGILIR-4-PERAMPOK.html

Tuyul Ditangkap Bocah 4 Tahun di Bekasi !


Warga RT 02/03 Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur selama 3 hari ini heboh dengan ditangkapnya sesosok tuyul yang masuk di rumah Danton Incung,70. Mereka ingin melihat dari dekat bentuk tuyul yang dimasukkan ke dalam botol itu. Diantara warga seorang nenek pingsan setelah melihat sosok gendut sang tuyul yang tiba-tiba menjadi besar itu.

Warga ada yang mengabadikan sosok tuyul tersebut dengan kamera HP. Ada HP yang dapat mengabadikan sosok tubuh menghitam, gendut dan duduk. Namun ada pula HP yang tak bisa mengabadikan gambar tuyul itu. Warga, Jumat (26/2) malam masih memenuhi depan rumah Pak Danton Hansip ini. Mereka satu persatu diperbolehkan masuk melihat sang tuyul dalam botol yang ditataki baskom kecil yang diberi 3 yuyu kecil yang dicari pemilik rumah di sawah. “Saya carikan yuyu karena saya janji sama tuyul itu,” papar Daya,40, anak Danton Isung.

Menurut M Aji Pratama,13, anak semata wayang dari pasangan Daya dan Ny Euis, awal ditangkapnya sang tuyul itu ketika Rabu (24/2) malam sekitar pukul 22,30, M Aji Pratama sedang menonton televisi bersama keponakannya Najil,4. Bocah empat tahun itu berteriak-teriak melihat sosok bayangan hitam asuk ke rumahnya dan menampar kepala paman. M Aji melihat keponakannya berteriak dan merasakan kepalanya di pukul bak angin, membiarkannya.

Namun sosok bayangan hitam itu masuk ke kamarnya. Semula pelajar kelas I SMP ini akan menangkap tuyul itu. Namun urung karena tak berani. Barulah setelah sang ayah Daya, pulang dari kerja, diceritakannya kalau di dalam kamarnya ada sosok tuyul yang masuk.

Bapak dan anak ini sambil membaca-baca ayat alqur’an, sang tuyul itu ditangkap dan dimasukkan ke dalam botol. “Saya baru berani menangkap setelah bapak pulang,” papar cucu sang Danton Hansip ini.

Kabar penangkapan mahluk halus ini tersiar hingga akhirnya warga setempat heboh dan berdatangan ke rumah Daya. “Sudah tiga hari ini depan rumah kami selalu dipenui warga. Rencananya jika tidak ada yang mengakui kalau mahluk halus ini miliknya, tuyul tersebut akan dilepas,” tukas Daya.

Dokter Berkelahi , Bayi Tewas saat Operasi !


Seorang bayi perempuan dilahirkan dalam kondisi meninggal saat ibunya sedang menjalani proses operasi persalinan cesar di sebuah rumah sakit di Brasil. Penyebab kematian bayi malang ini bukanlah karena alasan medis, melainkan karena perkelahian dua dokter saat persalinan ibu bayi tersebut yang diduga kedua dokter tersebut memperebutkan pasien yang melahirkan tersebut.

Insiden yang memalukan tersebut terjadi di kota Ivinhema, wilayah Mato Grossi do Sul, Brasil ini terjadi saat Gislaine de Matos Rodrigues akan melahirkan anaknya di sebuah rumah sakit wilayah tersebut. Perempuan berusia 32 tahun itu meminta dokter yang merawatnya selama ini untuk menanganinya selama proses berlangsung.

Namun saat proses persalinan berjalan, seorang dokter lain memasuki ruangan persalinan dalam keadaan marah. Dokter itu merasa jika persalinan terjadi dalam waktu kerjanya dan sudah sepatutnya jika dirinyalah yang bertanggung jawab atas proses persalinan.


Tidak lama kemudian terjadi pertengkaran hebat antara kedua dokter tersebut, sehingga pihak keamanan harus turun tangan untuk membawa kedua dokter yang bertikai itu keluar dari ruangan persalinan.

"Keduanya terlibat dalam perkelahian. Mereka berkelahi sambil bergumul di lantai dan istri saya berteriak meminta keduanya untuk menghentikan perkelahian," ucap suami dari perempuan yang menjalani persalinan itu seperti dikutip dari Folha de Sao Paolo, Jumat (26/2/2010).

Salah seorang dokter yang terlibat dalam perkelahian tersebut mengaku memang ada perkelahian dalam ruangan persalinan, namun ia menuduh rekannya yang terlebih dulu memancing perkelahian.

"Saya tidak mengajaknya berkelahi, dia yang terlebih dulu memancing saya untuk berkelahi," menurut Dr. Sinomar Ricardo, yang terlibat dalam perkelahian. Sedangkan dokter lain yang terlibat dalam perkelahian hingga kini belum bersedia berkomentar.

Proses persalinan itu sendiri akhirnya dilakukan oleh seorang staf medis dengan operasi cesar, 90 menit usai perkelahian berlangsung. Namun bayi berjenis perempuan tersebut, akhirnya lahir dalam keadaan meninggal.

Menurut surat kematian yang dirilis, kematian dari bayi malang tersebut disebabkan karena kekurangan oksigen. Sementara hingga kini pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab pasti kasus kematian bayi tersebut masih terus berlanjut.

Pemerkosa Pertama Yang Dihukum 4 Abad Penjara !


Pria yang satu ini benar-benar "gila". Lantaran tak bisa menahan nafsu syahwatnya, hidupnya harus berujung di dalam penjara. Mau tahu berapa hukuman yang ia terima ? 400 tahun lebih alias empat abad.

Dialah Boker Thomas (31). Thomas dinyatakan bersalah lantaran memperkosa tujuh perempuan di lift apartemen. Ia ditahan setelah DNA dan perbuatannya terlacak melalui rekaman kamera keamanan.

Pria yang dinyatakan bersalah ini oleh pengadilan dijatuhi hukuman 430 tahun. Meski demikian, ia bersikukuh tidak bersalah. Ada empat wanita yang ia perkosa, dan satu di antaranya adalah seorang bocah berusia 13 tahun.

"Kau bilang kau bukan raksasa, tapi Anda seorang pemangsa yang menyakiti anak-anak muda. Anda jahat, Anda seorang sosiopat, Anda seorang ahli pidana melakukan kekerasan," sebut Hakim Vincent seperti dikutip Del Giudice.(kmp)

Dokter Anak Perkosa dan Cabuli 103 Bocah !


Dokter anak ini sungguh bejat. Dia ditangkap karena tindak pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap ratusan bocah dalam kurun waktu bertahun-tahun.

Dokter spesialis anak asal AS ini didakwa melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual anak selama kurun waktu lebih dari satu dekade. Rangkaian kejahatan yang dilakukan pria bernama Earl Bradley itu dianggap sebagai kasus paedofilia terburuk sepanjang sejarah AS.

Bradley didakwa memperkosa dan mencabuli 102 anak perempuan dan 1 anak laki-laki selama bertahun-tahun sejak tahun 1998. Kebanyakan korbannya adalah pasien-pasiennya di klinik anak milik Bradley di Lewes, Delaware.

Dakwaan yang dihadapi Bradley termasuk pemerkosaan tingkat pertama dan kedua, kontak seksual terlarang, eksploitasi seksual anak dan kekerasan seksual anak secara terus-menerus.

Demikian dakwaan yang disampaikan kantor Penuntut Umum Delaware seperti diberitakan surat kabar lokal, The News Journal dan dilansir kantor berita AFP.

Hantu Itu Menatapi Gedung Sekolah Tua yang Dirobohkan !


Penampakan yang diyakini sebagai sosok hantu dari seorang bocah ini tertangkap dalam hasil jepretan kamera. Gambar itu diabadikan oleh John Fores (47) saat mengamati proses penghancuran sebuah gedung sekolah tua di Inggris.

John Fores bersikeras menekankan tidak menemukan gambar penampakan ini saat tengah mendokumentasikan proses penghancuran gedung. John mengaku kemudian menyadari adanya penampakan seorang bocah berusia sekitar 8 tahun yang mengenakan topi berwarna hitam dan berdiri di sisi kanan foto serta menatap ke arah kamera saat melihat foto itu dari komputer.

Fores mengawasi proses penghancuran gedung sekolah di Anlaby Primary School, dekat Hull, East Yorkshire dan mendokumentasikannya dengan kamera ponsel. "Aku mengambil gambar itu pada sore hari dan saat itu aku tidak memperhatikan adanya penampakan apapun," jelasnya.

"Saat aku pindahkan gambar-gambarnya ke komputer, aku merasakan bulu kudukku merinding karena aku mendapati adanya gambar penampakan itu. Aku tidak dapat mempercayai apa yang kulihat. Aku tidak percaya hantu tetapi sejak melihat penampakan ini aku ragu dengan apa yang tidak kupercayai selama ini.'

Sekolah yang masih dioperasikan ini dibangun pada 1936. Salah satu penjaga sekolah, Gordon Bradshaw (54), mengakui keberadaan mahluk halus di sekolah yang dikenal angker itu.

"Saya telah bertugas 29 tahun di sekolah ini dan anak-anak di sekolah ini mengaku pernah melihat penampakan hantu tetapi aku sendiri tidak pernah melihat hantu apapun," ujar Gordon Bradshaw.

Seorang paranormal, Rob Taylor dari Hull Paranormal Ghost Society menjelaskan: "Saya tidak pernah menyaksikan penampakan mahluk halus sejelas penampakan seorang bocah di gambar itu." Sementara John Fores menekankan tidak merekayasa foto yang diambilnya.

sumber : kompas.com

Anak 10 Tahun Tewas Saat Selamatkan Adiknya dari Kobaran Api !


Seorang anak perempuan mencoba menyelamatkan adiknya yang terjebak kobaran api di rumah mereka. Namun malang, nyawa kedua kakak-beradik itu tidak terselamatkan.

Peristiwa tragis ini terjadi di Jitra, Malaysia seperti diberitakan harian The Star.

Tinggal beberapa langkah lagi Teng Wen Yan seharusnya sudah berhasil keluar dari rumah toko (ruko) milik orangtua mereka yang dilahap si jago merah. Namun saat mendekati pintu keluar rumah, anak berumur 10 tahun itu berbalik arah. Dia mencari Dee Seng, adik laki-lakinya yang berusia 7 tahun. Namun bocah perempuan itu tak pernah muncul kembali. Begitu pula dengan adiknya.

Para petugas pemadam kebakaran butuh waktu sekitar 7 jam untuk menemukan kedua jasad kakak-beradik itu. Keduanya tertimpa reruntuhan bangunan.

Jenazah kedua anak kecil itu ditemukan hangus terbakar di ruangan yang sama. Jenazah Dee Seng ditemukan di atas tempat tidurnya. Sedangkan jenazah sang kakak, Wen Yan ditemukan di lantai dekat tubuh sang adik.

Saat insiden tragis itu, kedua anak tersebut sedang tidur di kamar di lantai atas ruko berlantai dua tersebut. Bersama-sama mereka adalah dua kakak mereka Dee Shian (14) dan Dee Chun (11) serta kakek mereka yang berumur 72 tahun.

Saat api berkobar, mereka bertiga berhasil keluar lebih dulu dengan selamat. "Di tengah kebingungan, saya tidak menyadari kalau Wen Yan bergegas masuk ke rumah untuk mencoba menyelamatkan Dee Seng," kata Dee Shian sembari terisak.

Ayah dan ibu anak-anak tersebut sedang tidak berada di rumah saat kejadian.(Detik.com)

Gadis Cacat Diperkosa Tetangganya Hingga Hamil 7 Bulan !


Situbondo (jurnalbesuki.com) - Malang benar nasib Misyati (21), warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih. Gadis yang diketahui mengalami cacat fisik ini direnggut kehormatannya oleh Yusuf (50) tetangganya sendiri, yang berprofesi sebagai tukang kayu. Akibat perbuatan pria yang sudah mempunyai istri korban tengah hamil tujuh bulan.

Diperoleh keterangan, perbuatan biadab tersebut dilakukan terlapor sebanyak 2 kali. Itupun dilakukannya sejak pertengahan Juni 2009 lalu. Terlapor melakukan perkosaan di rumahnya, pada saat kondisi rumah terlapor dalam keadaan sepi, yakni saat istri pelaku berprofesi sebagai pedagang ikan keliling itu sedang bekerja

Tragisnya, dalam melakukan aksi biadabnya pelaku sempat mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). Dibawa ancaman Sajam tersebut korban yang diketahui sebagai anak yatim itu menyerahkan keperawanannya. Selain itu, korban juga mengaku sempat diseret ke tempat dimana tersangka melampiaskan syahwat liarnya.

“Saya terpaksa menuruti semua kemauan pelaku, dengan cara memberikan kehormatan saya kepada pelaku. Sebab, jika tidak tidak menuruti perintahnya saya diancam akan dibunuh. Itupun dilakukan selama dua kali di rumahnya, serta dalam waktu yang tidak sama,” ujar Misyati (21), saat menjawab pertanyaan petugas SPK Polres Situbondo, Selasa (23/2).

Selain itu, pelaku juga sempat mengancam akan membunuh semua anggota keluarga korban, jika keluarga korban melaporkan perbuat pria yang berprofesi sebagai tukang kayu kepada petugas. “Sebetulnya pihak keluarga sudah lama mengetahui kalau yang memperkosa anak kedua saya itu Yusuf, namun, karena Yusuf mengancam akan membunuh seluruh anggota keluarga, saya takut untuk melaporkan kasus ini kepada polisi,” terang Misnati (60), orang tua korban.

Kapolres AKBP Taufik Rachmad Hidayat melalui Kasat Reskrim AKP Sunarto membenarkan laporan perkosaan terhadap gadis yang mengalami cacat fisik. Menurutnya, keluarga korban baru melaporkan kasus perkosaan ini ke Polres Situbondo. Itupun setelah korban bersama orang tuanya didampingi salah satu LSM di Kabupaten Situbondo.

“Kami akan segera memanggil terlapor, namun, jika terlapor terbukti melakukan perkosaan yang disertai dengan ancaman, kami tidak segan-segan untuk menjebloskan terlapor ke sel Polres Situbondo,” kata AKP Sunarto.

Bunga Desa Itu Disantet Tiap Malam Jumat !


Ita Susilawati, cewek berumur 19 tahun tapi punya wajah dan fisik tak beda dengan nenek berusia 70-an tahun, ternyata memiliki beragam keanehan. Itu diketahui kemarin (19/2) siang saat POSMETRO MEDAN kembali mendatangi rumah orang tua Ita di Dusun IX Sidokeno, Desa Sukadamai, Kec. Pulo Bandring, Asahan, sekira 12 Km dari Kota Kisaran.

Dusun IX Sidokeno dikenal sebagai kampung yang sepi. Jalan menuju ke sana pun banyak dipenuhi lubang. Di antara rumah-rumah kampung di dusun itu, sekira pukul 10 kemarin siang, POSMETRO MEDAN tiba di sebuah rumah berdinding setengah batu dan papan. Itulah rumah pasangan Dur Rahman (50) dan Ny. Ramlia (45), ayah-ibu Ita.

Ini keluarga petani yang punya 3 anak. Ita Susilawati, yang lahir pada 1 Januari 1991, adalah anak nomor 3. Abangnya, Bambang Hermanto, lahir pada 15 Juni 1987, sementara adiknya, Faisal, lahir 24 Juni 1994.

Baru saja mencecahkan kaki di halaman rumah itu, mata POSMETRO MEDAN ‘tertumbuk’ dengan sesosok wanita uzur, yang tampak terduduk lemas di depan rumah terlihat kusam itu. Kedua tangan wanita berbaju merah itu terlihat kaku dan diganjal dengan dua buah bantal di sisi kiri-kanannya. Dialah Ita, cewek 19 tahun dengan fisik dan wajah sama seperti nenek-nenek.

Karena keanehan itu, sudah 2 tahun ini dia tak pernah bercengkrama dengan perempuan-perempuan tetangganya. Selama itu, Ita hanya terbaring di ranjang kamar pengabnya, atau duduk lemas di depan rumah. “Saya sudah pasrah dengan kondisi ini, sudah capek saya berobat (ke sana kemari),” katanya, mengawali wawancara kedua dengan POSMETRO MEDAN.

Dengan sepasang kelopak mata yang kian hari kian mengendur ke bawah, Ita menceritakan pengalaman aneh yang dirasanya saban malam Jumat atau Kamis malam. Asal malam ‘menyeramkan’ itu datang, Ita mengaku selalu merinding. Itu karena sekujur kulit mudanya yang telah keriput mendadak terasa nyeri, kaku bahkan panas seperti direbus. Terutama pada dua tangan dan kakinya.

Kalau sudah begitu, Ita selalu menjerit tak kuasa menahan sakit misterius itu. Biasanya, katanya, penyiksaan itu disertai dengan melintasnya bau kemenyan entah dari mana. Celakanya, bau mistis itu malah menambah penyiksaan pada tubuhnya. Menurut Ita, seiring bau kemenyan misterius itu terciumnya, bibirnya pun mendadak jadi bengkak dan nyeri bukan kepalang. Saking bengkaknya, kulit bibirnya menjadi turun ke bawah hingga sekira 1 Cm. Reaksi ini sama seperti sepasang kulit kelopak matanya yang kian mengendur ke bawah.

Anehnya, rasa nyeri hebat yang membuat bibirnya menjadi bengkak itu, selalu hilang asal hari menjelang pagi. Bibirnya yang bengkak pun kembali berbentuk normal. Reaksi aneh serupa, menurutnya, kembali terjadi dinihari (18/2) kemarin, beberapa jam sebelum kedatangan POSMETRO MEDAN.

Hingga kemarin, misteri penyakit aneh yang diderita Ita belum ada yang bisa mengobati. “Wah kalau untuk pengobatannya mungkin semua rumah sakit yang ada di Sumatera Utara ini sudah dibawa, tapi penyakitnya tak juga bisa disembuhkan,” ujar Ramlia, ibu Ita.

Seperti pengakuan Ita pada edisi kemarin, tim medis dari sejumlah rumah sakit ternama di Medan tempatnya pernah diopname, seperti RS Pirngadi dan RS Adam Malik, RS Elisabeth, mengaku tak menemukan biang penyakit yang membuat wajah cantik dan tubuh muda Ita menjadi keriput. Begitu juga saat dia pertama kali dibawa ke RS Kartini di Kisaran.

Kalau pun medis mendiagnosa, menurut Ny. Ramlia, jawabannya selalu umum dan hasil pengobatannya nihil. Seperti tim medis RS Pirngadi yang menyebut, Ita terkena alergi lingkungan. Atau medis RS Adam Malik yang mengklaim, Ita terkena penyakit kelainan pada matanya.

Guna mengobatinya ke sana ke mari itu, tak terhitung sudah jumlah duit yang dikeluarkan orang tuanya, Dur Rahman (50) dan Ny. Ramlia (45), hingga menjual harta seperti tanah, sepeda motor, bahkan kini malah terlilit banyak utang. Karena utang keliling pinggang itu pula, “Saya pikir tadi bapak-bapak ini datang mau nagih utang, makanya agak takut menghampiri,” kata Ramlia.

Sementara, tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Asahan, untuk sementara berkesimpulan, penyakit penuaan dini yang diderita Ita kemungkinan disebabkan karena degeneratif percepatan jaringan sel tubuh. Ini yang menyebabkan terjadinya penuaan dini. Namun analisa itu dinyatakan masih bersifat sementara.

“Kita akan segera upayakan pengobatannya ke Rumah Sakit Umum Pemerintah di Medan, karena sarana dan prasarana di rumah sakit RSU HAMS Kisaran masih sangat terbatas,” janji Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Asahan, Habinsaran Nasution.

Nasution mengaku sangat terkejut dengan pemberitaan sejumlah media massa terkait penyakit yang diderita Ita. Itu karena selama ini, katanya, kasus penyakit aneh yang diderita Ita tidak pernah dilaporkan pihak Puskesmas dan aparat pemerintah desa tempat tinggal wanita malang itu.

“Saya benar-benar terkejut membaca berita tentang penyakit aneh tersebut di koran pagi ini,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, guna menangani kasus ini, diperlukan pengkajian yang kompleks dari pakar kedokteran dari berbagai disiplin ilmu. “Kalau di rumah sakit kita, yah terus terang, kita tidak mampu, apalagi penyakit yang diderita Ita sebelumnya belum pernah terjadi di sini.”

Nasution mengaku mengaku telah memerintahkan tim medis dari Puskesmas Kecamatan Meranti -dekat rumah Ita, agar melihat kondisi wanita itu. Atas hasil peninjauan inilah, Nasution mengaku pihaknya segera mengambil sikap untuk menindaklanjuti penanganan Ita secara medis.

“Kami tidak berani menyimpulkannya saat ini. Ini masih analisa kita sementara, karena untuk menyimpulkan penyakit yang diderita Ita, itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut,” kata Kepala Puskesmas Meranti, Kabupaten Asahan, Jenny Tarigan.

Menurut dia, untuk membuktikan penyakit yang diderita Ita, perlu pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, sehingga diperoleh penjelasan lebih lanjut tentang penyebab penyakit anak kedua dari tiga bersaudara itu.

“Karena itu, Ita perlu dirujuk ke RSU pemerintah agar mendapatkan penanganan secara intensif dan serius. Dalam tahap awal kita akan segera merujuk Ita ke RSU H Abdul Manan Simatupang, untuk mendapatkan perawatan pendahuluan,” ucapnya.

Walau Ita berasal dari keluarga tidak mampu, namun tidak terdaftar sebagai Jamkesmas. Sebab itu, untuk sementara pihaknya akan merujukkannya ke RSU HAMS Kisaran dengan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa.

Sementara kedua orang tua Ita berharap ada uluran tangan dari Pemkab Asahan atau orang yang memberi derma agar anak perempuan satu-satunya dapat terus berobat melalui medis dan demikian juga melalui tabib.

Puluhan Dukun Sebut Ita Disantet Lewat Foto

Sementara, sambung Ramlia, “Kalau berobat ke tempat orang pintar selama ini mungkin sudah ada 60 orang, tapi nggak juga bisa sembuh.” Menurut semua paranormal yang didatangi, Ita diguna-gunai seseorang yang sakit hati akibat cintanya ditolak saat 2 tahun lalu -sebelum menikah dan ditinggal suami, wanita ini menjadi kembang atau gadis pujaan di desanya.

Pengakuan Ramlia, 60 an dukun yang didatangi keluarganya demi mengobati Ita, tinggal di berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Tanjung Balai, Medan, Labuhan Batu, Simalungun, dan Asahan. Namun, Ita tetap saja merana.

Alasan mereka tak bisa mengobati, menurut Ramlia, beragam. Ada dukun yang mengaku, ilmu santet yang menyerang Ita terlalu tinggi kehebatannya. Ada juga yang mengatakan, penyakit yang diderita Ita berkat ritual seorang dukun black magic yang memanggil jin yang punya kesaktian tingkat tinggi.

Putra, spiritual asa; Mutiara Asahan, mengaku berdasarkan hasil terawangannya, Ita disantet oleh seoran dukun sakti yang tinggal di wilayah Simalungun. Ilmu dukun itu, sebutnya, merupakan ilmu santet yang berusia ratusan tahun, dan sudah diklaim punah sekitar 80 tahun lalu. “Namun entah bagaimana ilmu santet ini bisa muncul kembali dan dimiliki seseorang,” kata Putra.

Jika melihat tipe santet yang dikirim, sambungnya, “Ilmu santet itu merupakan santet dari daerah Simalungun. Sedangkan sarana yang digunakan adalah foto korban. Di mana foto korban dibacai mantera dan dimasukan ke dalam tubuh binatang berkaki empat melalui ritual.”

Menurut Putra, sebenarnya santet seperti ini walau pun sudah berusia cukup tua, namun masih bisa dihilangkan. Kesehatan Ita juga bisa disembuhkan. Hanya saja saat ditanya apakah Putra bisa menyembuhkannya, ia mengaku tak berani. Karena menurutnya, masing-masing orang pintar memiliki pantangan dan aturan tersendiri. (arnes/van)

Banyak Cowok Duel Rebut Hatinya

DI kampungnya, hingga tahun 2008 sebelum kawin, Ita yang cantik dan montok dikenal sebagai kembang desa. “Waktu masih gadis dia memang senang dandan dan pandai merawat badan,” ujar Ramlia, ibu Ita.

Saking jadi rebutan banyak cowok desa, menurut Ramlia, tak sedikit dari kumbang-kumbang yang mau merebut Ita si bunga desa, rela duel. Namun, dari sekian banyak lelakui yang mengejarnya, tak satu pun menjadi idaman hati Ita. Hingga suatu hari di tahun 2008 lalu, Ita berkenalan dengan Hendra Efendi (25), warga Gg. Manggis, Limau Sunde, Binjai.

Lelaki hobby merantau inilah yang akhirnya berhasil menyunting Ita sang kembang desa. Menurut Ramlia, perkenalan puteri semata wayangnya dengan Hendra berawal saat sebuah pasar malam dibuka di desanya. Hendra bekerja di pasar malam itu.

Di kampung itu, Hendra tinggal sementara di sebuah rumah sekira 10 meter dari rumah orang tua Ita. Dan, pucuk dicinta ulam tiba. Usai berkenalan, Ita pun jatuh hati kepada Hendra. Tapi baru 6 bulan pacaran, Hendra pergi dari kampung halaman Ita. Ia merantau lagi, entah ke mana.

Celakanya, saat di perantauan, Hendra tak pernah memberi kabar pada Ita, kekasihnya. Itu terjadi hingga setahun lamanya. Ita gundah gulana, hingga datanglah seorang lelaki baru yang mengisi hari-hari sepinya. Dialah Alan alias Lantung (23). Alan sebenarnya bukan lelaki baru bagi Ita. Pemuda itu masih warga sekampungnya.

Singkat cerita, Alan berhasil mencuri hati Ita yang diam-diam masih mencintai Hendra. Asmara Ita dan Alan malah direstui keluarga masing-masing. Tak berlama-lama pacaran, Alan pun melamar Ita. Ia datang bersama orang tuanya.

Ayah-ibu Ita, Dur Rahman dan Ramlia, setuju puteri mereka dipinang Alan. Pinangan diterima. Rencana pesta pernikahan pun ditentukan, yakni 6 bulan setelah pinangan itu.

Namun, sebelum pernikahan Ita-Alan terjadi, Hendra mendadak datang menemui Ita. Hendra malah datang sambil meminang Ita. “Mendengar maksud kedatangannya itu kita langsung terkejut,” kata Ramlia.

Begitu mendengar gadisnya telah dipinang lelaki lain, Hendra meminta Ita segera memulangkan atau membatalkan pinangan Alan. Karena lebih cinta pada Hendra, tak pikir panjang, Ita setuju. Pinangan Alan dibatalkannya. Betapa malunya ayah-ibu Ita.

Kontan saja orang tua Ita marah, dan meminta Hendra segera meninggalkan putri mereka. Tapi Ita malah mengikuti kemauan Hendra, bahkan pergi bersama lelaki pujannya itu. Selama seminggu mereka berada di Binjai, kota asal Hendra.

“Nggak tahulah mengapa saat itu saya bisa terpesona ketika dia (Hendra -red) datang. Padahal orang tua saya waktu itu melarang hubungan kami karena saya sudah tunangan (dengan Alan) dan takut malu sama tetangga,” jelas Ita, sambil menangis mengenang awal petaka itu.

Karena takut Ita tidak pulang, akhirnya ayah dan ibunya menyerah. Dengan rasa malu, mereka mengembalikan lamaran dari keluarga Alan. Tak lama usai pinangan Alan dipulangkan, Ita pun pulang ke kampung halamannya bersama Hendra. Saat itu juga, mereka dinikahkan, bahkan pestanya cukup meriah.

Ita, yang saat itu berumur 17 tahun, dinikahi dengan pinangan senilai Rp 3 juta plus sepasang cincin sebagai emas kawin. Saking malu melihat gadis yang telah ditunanginya kawin dengan lelaki lain, Alan merantau ke Kerinci, Riau, dan masih melajang hingga kini.

Meski begitu, keluarga Alan masih tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga Ita.

Tapi hanya 3 bulan bersuami, derita mulai menghinggapi Ita. Diawali mimpi dipatuk sepasang ular kobra hitam, besoknya tubuh Ita pun mendadak terasa panas luar biasa dan selanjutnya kulitnya makin mengkeriput seperti saat ini. Seiring mendapat penyakit aneh, Hendra, suaminya, pun pergi meninggalkan Ita, sampai sekarang. (arnes)

‘Maaf, yang Dipanggil itu Ita Umur 19 Tahun, Bukan Nenek ini’

ADA cerita menggelitik sekaligus haru sejak wajah dan tubuh Ita tak beda dengan wanita uzur. Menurut Ramlia, ibu Ita, peristiwa terjadi saat Ita dibawa ke sebuah rumah sakit di Medan, belum lama ini.

Ceritanya, saat itu, Ita dan ibunya, Ramlia, antri menunggu antrian pengobatan. Lalu, begitu giliran Ita tiba, seorang petugas di rumah sakit itu pun memanggil nama lengkat cewek muda ini. “Ita Susilawati,” katanya dari balik ruang pemeriksaan, seperti diulang Ramlia pada POSMETRO MEDAN.

Karena sudah lama menunggu, Ramlia segera menuntun puterinya yang -karena kondisinya- malah lebih mirip jadi ibunya. Tapi begitu melihat yang dibawa ke hadapannya malah seorang nenek, petugas rumah sakit yang memanggil Ita tadi, malah tak menerima kehadiran Ramlia dan Ita.

“Maaf ya Bu, pasien yang kita panggil atas nama Ita berusia 19 tahun, bukan nenek ini. Jadi silahkan Ibu tunggu dulu dan bawa neneknya keluar untuk antri di depan (ruangan ini),” kata si petugas.

Namun setelah Ramlia menjelaskan yang dibawanya adalah Ita yang sejatinya berumur 19 tahun, petugas itu pun kontan terbengong-bengong dan menyilahkan cewek muda berwajah nenek-nenek itu masuk guna diperiksa dokter. Menurut Ramlia, banyak orang terkecoh sejak Ita berubah menjadi nenek-nenek.

“Maaf Nek, Bapak (Dur Rahman) ada di rumah,” demikian tanya orang-orang terkecoh itu pada Ita, asal mendatangi rumah keluarga Ita. Asal mendengar itu, hati Ita selalu teriris sedih. Karena itulah, dia tak mau ke luar rumah. Ita lebih sering menyendiri di kamarnya.

http://www.posmetro-medan.com/index.php?open=view&newsid=15734

Istri Tolak Bercinta , Putri Kandung pun Diperkosa !


Istri Nolak Bercinta Putri Kandung pun Diperkosa, Mengaku sering ditendang istri dari tempat tidur saat minta dilayani, Benget Purba (53) warga Kampung Janji Matogu, Kel Sumber Mulyo Rejo, Binjai Timur, melampiaskan seksnya kepada putri kandungnya selama 3 tahun, hingga korban berusia 17 tahun.

Perbuatan seks sedarah (inces, red) itu terjadi sejak korban, sebut saja Butet duduk di bangku kelas II SMP. Benget sendiri sudah dijebloskan ke penjara Polresta Binjai, dan mengakui semua perbuatannya.

Lelaki asal Bakara Kabupaten Samosir ini mengaku kecewa dengan sikap istrinya, Restina Br Tambunan (51) yang selalu menolak berhubungan intim. Dipicu itulah Benget melampiaskan seksnya kepada putrinya. Perbuatan itu diawali dengan menyingkap rok dan menggeranyangi paha putrinya itu. Walau sempat ditepis putrinya, namun Benget terus memaksa.

Benget kerab mengerjai putrinya saat istri yang dinikahinya 22 tahun silam itu berangkat ke pasar untuk berjualan kangkung.

Perbuatan itu terus berlangsung manakala istri Benget tak di rumah. Tapi, kata Benget, ia juga pernah menceritakan soal penolakan istrinya diajak berhubungan intim kepada putrinya.

Sepandai-pandainya tupai melompat ternyata jatuh juga. Begitu juga dengan sepakterjang Benget yang akhirnya terkuak tatkala ia memarahi putrinya itu karena sering lalai mengerjakan pekerjaan rumah.

Benget memarahi putrinya itu habis-habisan. Merasa tertekan, Butet buka mulut berketepatan kedatangan bibinya. Perbuatan Benget pun terbongkar, dan Benget dilaporkan ke Mapolresta Binjai. Kapolresta Binjai AKBP Roberts K,SIK,SH melalui Kasat Reskrim AKP M Taufik,SE,MH saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan Benget.

“Benget ditangkap berdasarkan laporan korban yang didampingi ibunya. Tersangka dijerat pasal 81, 82 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 Tahun Penjara,” tandas Taufik.

Hantu Beli Nasi Goreng Hebohkan Bogor !


Adul (25), penjual nasi goreng keliling asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada suatu malam di kawasan Kota Bogor, Jawa Barat, lari lintang pukang sembari menyeret gerobaknya sejauh 100 meter. Menurut kisahnya, ia lari gara-gara dua lembar daun sirih. Hah?

Kisah ini bermula pada suatu Senin awal bulan ini. Adul keliling melewati Jalan Bima, Perumahan Cipaku Indah II, yang berbatasan dengan Jalan Arjuna. Malam sudah hampir menuju puncak, sekitar pukul 23.00, seorang pembeli di ujung jalan memanggil Adul. ”Saya senang karena tumben ada pembeli dari rumah di ujung jalan,” tutur Adul kepada FX Puniman, seorang wartawan yang tinggal di kawasan itu.

Setahu Adul, rumah di ujung Jalan Bima tak berpenghuni. Ia sempat curiga, tetapi lantaran pembelinya berupa sesosok perempuan cantik dan ramah, ia ladeni dengan ramah pula. Si pembeli yang mengenakan pakaian tidur itu minta dibuatkan nasi goreng. ”Ia kemudian menyerahkan dua lembar uang yang jumlahnya Rp 6.000,” tutur Adul.

Keduanya kemudian secara aktif terlibat obrolan saling menanyakan asal-usul. Adul menanyakan sejak kapan tinggal di rumah yang kosong itu. Perempuan cantik itu mengaku belum lama.

Tak lama kemudian, si pembeli pamit menyalakan lampu rumahnya. Sementara Adul sibuk meracik nasi goreng. Lantaran beberapa saat si pembeli tak kembali dan rumah tetap gelap, buru-buru Adul kabur.

Ia yakin si pembeli adalah hantu penghuni rumah kosong di ujung Jalan Bima itu. Dua lembar uang yang diserahkan si pembeli seketika berubah menjadi daun sirih.

Lebih dari sepekan Adul tak berani melintas di Jalan Bima. Ia kemudian setengah terpaksa kembali berjualan di kawasan itu lantaran dalam mimpinya, si perempuan cantik memohon agar Adul jualan lagi. Aiii... hati-hati hantu yang menyamar jadi pembeli.

Heboh Perempuan Madura Mengaku Nabi !


Seorang perempuan bernama Samawiyah (30), warga Desa Angon-Angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, sedang intensif diperiksa polisi. Penyebabnya tak tanggung-tanggung: Samawiyah mengaku sebagai nabi.

"Dia berdakwah setiap hari di rumahnya," kata Kapolsek Arjasa, Iptu Turmudzi, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Menurut Turmudzi, Samawiyah mengajarkan orang Islam tidak perlu naik haji ke Mekkah. Karena, kata dia, dalam dirinya sudah ada Ka'bah. Dia juga memerintahkan penganutnya untuk berpuasa seumur hidup. Bahkan, dia mengaku sudah memindahkan lima orang ke surga yang selama ini disiksa di neraka.

Samawiyah yang ditinggal suaminya bekerja di Malaysia dan belum dikarunia anak ini, sudah satu tahun menyebarkan ajaran aneh. Kata Turmudzi, saat ini Samawiyah memiliki 18 sampai 25 pengikut yang sangat tunduk dan patuh terhadapnya. Awal mulanya, sebagian besar merupakan anggota keluarga dekatnya. Dari situlah, ajaran Samawiyah menyebar ke tetangga.

Menurut Turmudzi, ajaran Samawiyah sudah tergolong aliran sesat. Karena itu, polisi lalu menahan dan memeriksa Samawiyah di Markas Kepolisian Sektor setempat.

Polisi juga telah membahas persoalan ini dengan pamerintah dan MUI kecamatan. Kesimpulannya, Samawiyah dinyatakan sebagai penyebar aliran sesat. "Nanti MUI dan tokoh masyarakat akan membina Samawiyah." kata Turmudzi, "Dia sudah mengakui kesalahannya."

Laporan Ahmad Zahrir Ridlo

Bocah Ini Tidak Mau Dianggap Dewa !


Dianggap Titisan Dewa, Bocah Ini Hanya Ingin Hidup Normal Menjadi Manusia Biasa

Menjadi seseorang yang diistimewakan dan dianggap titisan dewa sekalipun tidak serta merta membuat bocah cilik yang berusia 8 tahun Kumar Paswan ini merasa nikmat. Betapa tidak selama 8 tahun usianya itu pula dia merasa tidak normal sebagaimana teman teman sebaya sepermainannya.

8 tahun Kumar menderita karena parasit

Kumar yang terlahir dengan kelainan di tubuhnya berupa adanya tumbuh semacam kaki lagi di bagian perut yang dalam istilah medis disebut parasit, sehingga dia merasa tidak nyaman dalam bermain selayaknya bocah lain.

Namun kelainan yang dimiliki Kumar ini pulalah yang menjadikan masyarakat setempat memuja dan mengkultuskan dirinya sebagai titisan dewa.

Menurut oarng tua sang bocah yaitu sang ayah yang bernama Veeresh Paswan yang berada di kota Bihar wilayah timur India seperti dikutip ruanghati.com dari Harian Inggris Metro menyebutkan kini Kumar ingin sekali hidup normal sebagaimana teman-temannya, karena kondisinya sekarang membuatnya tidak merasa nyaman.

Menurut istilah medis yang dijelaskan oleh tim dokter yang menanganinya menyebutkan bahwa ibu sang anak dalam rahimnya terdapat 2 janin kembar siam namun salah satu janin akhirnya berhenti tumbuh.

Masih menurut tim dokter yang menangani Kumar mengatakan usai proses persalinan bahwa bocah dengan kondisi seperti itu tidak akan bisa bertahan lama usia hidupnya. Namun kenyataannya 8 tahun sudah Kumar tumbuh normal walau dengan parasit yang ada di tubuhnya.

Pihak keluarga menginginkan putra mereka ini bisa menjadi bocah normal, namun untuk melakukan operasi diperlukan dana yang sangat besar dan ini merupakan kendala berat bagi keluarga yang perekonomiannya pas pasan ini. Mungkin kita hanya bisa sumbang do’a agar sang bocah yang memiliki nama lengkap Deepak Kumar Paswan ini bakal menjadi sosok manusia normal seperti yang dia inginkan.



Mahasiswi Membunuh demi Mempelajari Proses Kematian !


Mahasiswi kedokteran yang satu ini benar-benar maniak. Untuk mempelajari anatomi manusia, dia menghabisi nyawa dua wanita dan mempelajari proses kematiannya.

Polisi Rusia tak mengungkap detail identitas mahasiswi yang sedang mengejar gelar dokter itu. Wanita 24 tahun tersebut hanya diketahui bernama Tatyana. Dia membunuh dua korbannya dengan menggunakan kapak, kemudian mempelajari detik-detik saat nyawa manusia tercabut.

Penyidik dari kepolisianRusia me nyatakan, wanita tersebut mengakui pembunuhan itu. Korban pertama adalah tetangganya sendiri, Olga Stepushenko, 85. "Saya mengambil kapak dan memukulkannya ke kepala korban beberapa kali," aku Tatyana seperti dikutip Daily Mail. Tatyana melanjutkan kesaksiannya.


Gambar milik polisi – wajah Tatyana dikaburkan, memperlihatkan bagaimana dia membunuh korbannya dan darah keduanya mengalir dari celah pintu.

"Saat dia jatuh, saya duduk di sebelahnya (korban) dan menunggu sampai dia meninggal. Saya melihat pemandangan yang sulit dipercaya", tambahnya. Rupanya, Tatyana ketagihan pemandangan kematian tersebut. Empat hari kemudian, dia membunuh tetangga Olga, Zoya Karpova, 87.

Tatyana membacokkan kapaknya delapan kali sampai wanita malang itu meninggal. Tatyana baru kembali ke flat tempat tinggalnya dua minggu kemudian, untuk mempelajari mayat dua korbannyayang mulai membusuk.

Dia membuat catatan khusus tentang proses pembusukan jenazah. "Saya ingin mendapatkan informasi lebih detail dari proses kematian untuk bahan tugasku. Saya ingin melihat bagaimana cacing bias mengurai jasad Zoya (salah satu korbannya, Red)," terangnya.

Tatyana memasukkan hasil observasi tersebut ke dalam disertasinya di sebuah institut kedokteran terkemuka di Rusia. Mahasiswi asal Novosibirsk, Siberia, yang sebentar lagi mendapatkan gelar dokter ahli bedah itu ditangkap sebelum menyelesaikan analisisnya terhadap dua jenazah korbannya.

"Saat dua pembunuhan dengan modus yang sama terjadi, kami sadar sedang berurusan dengan seorang maniak," terang seorang petinggi di kepolisian.

Sejumlah tetangga korban mengatakan kepada polisi, Tatyana beberapa kali mengunjungi dua korbannya. Hasil investigasi di dalam flatnya, ditemukan sebuah kapak yang masih menyisakan bercak darah para korban.

Dituduh Membunuh Karena Jaksa Salah Ketik ( Kacau ! )


Suami istri Sutono dan Sanimah, menjadi tahanan lembaga pemasyarakatan, untuk kejahatan yang tidak mereka lakukan. Mereka ditahan sejak 11 Pebruari lalu atas perintah Kejaksaan Negeri setempat.

Dalam surat penahanan tertulis mereka menjadi tersangka pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban Siti Muntamah tewas. Saksikan Videonya disini !

Dukun Bejad Paksa Istri ML Dengan Tamu !


Pelecehan seksual dan perbuatan kurang terpuji kembali terjadi. Kali ini menimpa Ianah (30), warga Desa Ellak Daya, Lenteng, Kabupaten Sumenep. Dia dipaksa melakukan hubungan seks bersama salah satu tamunya, dengan dalih untuk menambah ilmu kebatinan.

Lebih gila lagi, ternyata yang menyuruh Ianah untuk melakukan hal tersebut adalah sang suami sendiri, Zainal (35). Beruntung, niat jahat tersebut tidak kesampaian, karena sang tamu, Samsul Arifin (33), warga Desa Banasare, Rubaru, Kabupaten Sumenep, memilih untuk melarikan diri dengan berpura-pura pamit kencing.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat Samsul bertamu ke rumah Zainal, yang dipercaya sebagai salah satu guru spiritualnya. Tujuan kedatangan Samsul, tidak lain untuk memperdalam ilmu kebatinan yang sudah dianutnya sejak beberapa tahun lalu.

Usai ngobrol singkat, Zainal mengajak Samsul untuk memulai ritualnya di kamar berukuran 3×4 meter. Saat di dalam kamar tersebut, Samsul diminta untuk melepas dan menanggalkan seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya, hingga tidak tersisa sehelai benang.

Usai telanjang bulat, ritual selanjutnya, seluruh tubuh Samsul dimandikan dengan air yang berisi kembang setaman. Adapun tujuan dari ritual tersebut, untuk menghilangkan segala bentuk kesialan dan cobaan.

Tak lama berselang, Zainal yang dikenal sebagai salah satu orang pintar itu, meminta istrinya, Ianah untuk segera masuk kamar. Tanpa merasa berdosa, Zainal meminta agar sang istri memegang alat kelamin dan berhubungan intim dengan Samsul, guna mentranfer ilmu kebatinan yang dimilikinya.

Melihat perbuatan yang dinilai tidak pantas, Samsul memilih melancarkan protes dengan cara yang halus dengan berpura-pura pamit kencing. Kesempatan tersebut, langsung dimanfaatkan untuk meloloskan diri dengan cara menerobos lewat pintu belakang, tentunya masih dalam keadaan telanjang.

"Saat itu, kami kaget kenapa kok ada orang yang lari telanjang dan meminta tolong. Ternyata saat kami tanya, dia merupakan korban dari ritual ilmu kebatinan," kata seorang warga setempat Ahmad (45) .

Melihat dan mendengar pengakuan dari korban, praktis seluruh warga berhamburan dan memberi pertolongan pada korban. Bahkan, warga yang emosi setelah mendengar cerita tersebut, berinisiatif membakar rumah Zainal yang diduga dukun palsu itu.

Beruntung, beberapa anggota Polsek Lenteng langsung meluncur ke lokasi kejadian, sehingga tindakan anarkis tersebut tidak terlaksana. Sebaliknya, warga diminta untuk tenang dan kembali ke rumahnya masing-masing.

KBO Reskrim Polres Sumenep Ipda Solikhin Fery membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengaku sudah mengamankan yang bersangkutan, yakni Samsul Arifin dan istrinya, Ianah. Keduanya akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami masih belum tahu pasti duduk masalahnya, karena saat ini korban masih dalam proses pemeriksaan. Cuma, rumor yang beredar adalah seperti itu (kasus pelecehan seksual)," katanya. (Subairi/Koran SI/teb)

Kemampuan Berbahasa Menentukan Kecerdasan !


Memang, pertumbuhan kecerdasan anak dapat dilihat dari kemampuan berbahasanya. Bila perkembangan bahasanya baik, biasanya intelektualnya pun akan baik. Sebaliknya, bila lambat maka intelektualnya pun akan lambat.

Meskipun, ada faktor lain yang juga perlu diperhatikan, yaitu perkembangan motorik kasar, halus, dan perkembangan sosial. "Tapi yang paling menentukan bagus tidaknya perkembangan intelektual adalah normalnya perkembangan bahasa dan visual motor," jelas dr. Widodo Judarwanto, SpA.

Bila terjadi gangguan yang menyebabkan anak terlambat perkembangan bahasanya maka orang tua perlu mendeteksinya sejak dini. Sebab bila terlambat akan mengakibatkan gangguan yang lebih berat. "Untuk itu kita perlu mengetahui, di usia berapa anak mulai bisa bergumam, merespon, mengucapkan kata, dan seterusnya," ujar Widodo di acara hasil kerja sama nakita dengan PT Endrass Perdana Film.

Di usia 0 sampai 2 minggu biasanya anak akan mengeluarkan bunyi gumaman, misal "ammmm." Usia 2 bulan vokalnya bertambah satu, misal "auuu." Usia 3 bulan mulai dapat merespon bunyi. Mendekati 4 bulan bertambah lagi vokal dan konsonan, misal, "aguuu". Usia 4-6 bulan bahasa bisa dilihat dengan teriakan dan bunyi mengoceh.

Kemudian, kata pertama yang harus timbul dari anak, sekitar usia 7-8 bulan, misal da-da-da. 9-12 bulan dia mulai mengerti kata yang diucapkannya, semisal dia memanggil mama atau papanya. 15 bulan, harus sudah bisa 4-5 kata. Dan di usia 2 tahun, dia harus punya 20-50 perbendaharaan kata.

Bila pada kenyataanya kemampuan anak bertolak belakang dengan usianya maka perlu diwaspadai. Apalagi bila sampai umur 10 minggu atau 2,5 bulan tersenyum saja bayi tidak bisa, itu sudah menunjukkan keterlambatan yang cukup berat. Sebab, senyum adalah awal reaksi terhadap lingkungan di sekitarnya. Bila di usia tersebut responnya belum muncul sangat mungkin berpengaruh pada intelektualnya dan berlanjut pada keterlambatan bicara.

Penyebab keterlambatan berbahasa sangat beragam. Yang sering terjadi adalah retardasi mental, gangguan pendengaran, stimulus yang kurang, dan gangguan saat di kandungan. Faktor lain, karena adanya gangguan pada organ bicara, seperti gangguan lidah, gigi, bibir sumbing, dll.

Sebenarnya, stimulasi dapat dilakukan orang tua untuk menghindari keterlambatan bicara dan berbahasa. Stimulasi ini dapat dilakukan sejak janin, misal, dengan musik atau dengan sentuhan. Setelah lahir, bisa dengan kontak mata, sentuhan, dan latihan-latihan. "Selain itu, karena kemampuan berbahasa sangat berhubungan dengan otak tentunya nutrisi pun perlu diperhatikan."

PSK di Swiss Dilatih Untuk Pakai Defibrillator !


Perdagangan seks sangat berkembang pesat di kota Lugarno, Swiss dengan ribuan pelanggan yang menyeberangi perbatasan dekat Italia. Saat ini ada 38 rumah bordil di daerah tersebut, sebagian besar melayani klien dari Italia. Para pelacur ditempat itu sedang dilatih untuk menggunakan defibrillator di bordil untuk mencegah klien yang sekarat akibat jantung.

telegraph.co.uk melaporkan menyusul insiden serangan jantung di antara beberapa pelanggan, termasuk kematian salah seorang pria tua yang dilaporkan telah menggunakan obat anti-impotensi kegiatan sex-nya ditempat tersebut, kini para PSK telah dilatih untuk menggunakan defibrillator sebagai alat kejut listrik untuk mengembalikan detak jantung normal setelah jantung berhenti.

Disosialkannya defibrillator itu dipicu atas kematian seorang pensiunan tua yang telah dilaporkan menggunakan obat anti-impotensi. Langkah untuk menempatkan defibrillator di 38 klub seks dan pelacuran di daerah Lugarno telah didukung oleh para pejabat kesehatan setempat.

Suami Paksa Istri Berzina dengan Pria Lain di Riau !


Istri umumnya harus dijaga dari gangguan orang lain. Namun tidak bagi Sw (26), pria ini malah menyuruh istrinya berzina dengan orang lain. Gilanya lagi, perbuatan itu harus dilihat di depan matanya.

Kejadian ini terjadi di Desa Birandang, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Adalah wanita berinisial Nur (21) yang menjadi korban kegilaan suaminya. Perbuatan bejat suaminnya diduga karena SW tidak mampu memberikan anak untuk istrinya.

Namun belakangan perbuatan ini dilaporkan ke polisi. Kapolres Kampar AKBP MZ Mutaqqin mengatakan, kronolis kejadian ini bermula saat sekitar tiga hari lalu SW mengajak temanya RB untuk sama-sama nanton VCD porno.

Saat itu sang istri yang berada di kamar juga dipaksa menonton film porno tersebut. Setelah puas menonton sang suami menyuruh istrinya masuk kamar bersama RB temannya.

Nur sempat menolak perbuatan gila suaminya. Namun langsung dipukul suaminya. Dengan berat hati Nur pun melayani nafsu RB di kamar. Sedangkan melihat sang suami hanya santai saat istrinya berhubungan badan dengan RB.

“Kita sudah menerima laporan dari korban, kita sangat menyayangkan ini kasus ini terjadi di Kampar yang disebut serambi mekah. Dan kasusnnya segera kita dalami,” kata Mutaqqin kepada okezone.

Menurut Mutaqin, perbuatan ini dilakukan RB mungkin untuk cepat mendapatkan keturunan “Diduga karena mereka belum mendapatkan keturunan itulah, SW melakukan hal itu ke istrinya. Kita akan beri sanksi hukum kepada semua yang bersalah,” pungkasnya. (okezone.com)

18 Siswi SMP Dicabuli Guru di Bojonegoro !


Sidang perkara pencabulan dengan korban 18 pelajar SMP dengan terdakwa Joko Waluyo, Guru SD, menguak pengakuan baru. Di hadapan majelis hakim, terdakwa mengaku hanya mencabuli 9 pelajar.

Sidang dipimpin Ketua majelis hakim, A Yani SH, menghadirkan 3 saksi korban. Dua saksi korban sebelumnya, Sh dan Rs, mengaku telah disetubuhi terdakwa secara paksa. kejadian itu dilakukan siang hari saat korban sedang bermain ke rumah terdakwa di Dusun Madean, Desa jetak, kecamatan kota Bojonegoro. Para pelajar duduk di bangku SMP yang tadinya sebagai murid terdakwa pada saat di bangku SD.

Pengakuan itu membuat terdakwa mati gaya. Ia tak menjawab saat dikonfrontir majelis hakim terhadap pengakuan saksi korban soal persetubuhan itu. Namun, terdakwa mengangguk.

Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Nureni Prihatin. Sebelumnya, jaksa menjerat terdakwa dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan, kasus ini terungkap oktober 2009 silam gara-gara terdakwa menempeleng seorang pemuda bernama Ar yang diduga kekasihnya. Karena tak terima, orang tua Ar kemudian melaporkan terdakwa ke Polsek Kalitidu. Dalam pemeriksaan itu terkuak latar belakang hubungan AR dengan terdakwa. Dalam pengembangan pemeriksaan, polisi menyebutkan 18 pelajar telah menjadi korban sodomi Joko yang kini menjadi terdakwa.(Zb/Gg)

Pria Hamili 3 ABG Secara Bersamaan ( Biadab ! )


Pemuda berusia 19 tahun itu, pada akhirnya dikabarkan telah menikahi tiga siswi SMU tersebut. Hanya saja, tidak diketahui bagaimana prosesi pernikahannya.

Seorang Pemuda Hamili 3 ABG Secara BersamaanInformasi yang dihimpun Jumat (19/2), ketiga siswi SMU itu diketahui masih duduk di bangku kelas dua di sebuah SMU di kecamatan di Mukomuko, Penarik Raya.

Ketiganya berusia 16 tahun dan sekolah di SMU yang sama. Karena ketiga siswi akhirnya hamil, ketiganya terpaksa keluar dari sekolahnya.

Pihak keluarga ketiga siswi itu juga dikabarkan pasrah dan tidak melakukan upaya hukum.

Menurut keterangan sekolah, ketiga siswi itu sudah setengah tahun yang lalu tidak sekolah lagi. Dan, baru beberapa bulan ini dikabarkan telah dinikahkan ke pria yang telah menghamilinya.

[inilah.com]

Anjing Pengisap Darah Gentayangan di Malang !


Kisah anjing pengisap darah atau dalam bahasa Spanyol disebut Chupacabra yang selama ini ramai dibicarakan dunia internasional bisa jadi ada juga di Malang.

Anjing besar pengisap darah yang oleh sebagian orang dianggap sebagai anjing jadi-jadian itu kembali menggegerkan warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kepanikan terjadi setelah kambing milik Surateman, 65, warga Dusun Krajan, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, mati kehabisan darah. Sebanyak 12 ekor kambing dalam satu kandang darahnya habis diisap oleh hewan berjenis anjing yang hingga kini masih misterius itu.

Di tubuh kambing ditemukan dua luka tusukan taring yang cukup besar dan dalam. Sebagian besar ditemukan luka di kepala kambing dan tusukan taring terlihat di leher dan badan beberapa kambing lainnya. Tak ada percikan darah ditemukan di dalam kandang. “Kuat dugaan kami kalau anjing itu langsung mengisap habis darah kambing. Sebab saat ditemukan kambing dalam keadaan mati kehabisan darah,” beber Surateman, Rabu (17/2).

Serangan hewan aneh itu baru diketahui Surateman, ketika memeriksa kandang kambingnya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah, Rabu (17/2) pukul 04.30 WIB. Saat membuka kunci gembok kandang, Surateman, melihat lima ekor kambing mati dengan luka tusukan di kepala. Sedangkan tujuh ekor lain, terlihat lemas tetapi masih bernyawa. “Saya kaget dan memeriksa satu persatu, ternyata semua kambing terkena tusukan yang sama,” ungkapnya.

Saat melihat sejumlah kambing mati dan lainnya kritis, Surateman pun shock. Selang beberapa jam, satu persatu tujuh kambing yang kritis itu pun ikut mati karena kehabisan darah. “Di dalam kandang saya temukan jejak kaki anjing sangat besar. Anjing itu masuk dengan menggali tanah di pinggir kandang. Tetapi saya tak yakin itu anjing biasa, sebab kalau anjing biasa, akan memakan daging kambing bukan mengisap darahnya saja,” ujarnya.

Serangan anjing itu diprediksi, pukul 02:00 WIB dini hari. Sebab sekitar pukul 00:00 WIB, saat dia mengecek ke kandang, kambingnya masih dalam keadaan sehat. Itu pula yang membuat Surateman akhirnya lega dan pulang ke rumah untuk tidur. “Sekitar pukul 02:00 WIB, saya memang mendengar lolongan anjing sangat keras. Dan datangnya dari arah sawah di dekat kandang kambing paman saya. Tetapi saya tak bisa keluar karena sedang sakit,” sela Yusuf, keponakan Surateman, yang mengaku mendengar kedatangan anjing pengisap darah itu.

Kini para peternak kambing di Sumbersekar, Dau, dilanda kecemasan. Sebab kejadian itu juga pernah terjadi sembilan bulan lalu. Di mana sembilan kambing milik Herman tetangga Surateman serta tujuh kambing milik Senan, mengalami nasib serupa. Selama 2009, sudah ada 42 kambing yang mati kehabisan darah. “Saya sekarang bingung harus bagaimana karena delapan kambing lainnya bukan milik saya, melainkan milik tetangga yang dititipkan untuk dipelihara,” keluh Surateman, yang mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Bangkai kambing yang mati itu akhirnya di kubur dalam tanah, sedangkan dua kambing yang sempat bertahan hidup hingga sore hari tak bisa disembelih karena warga takut gigitan anjing itu memiliki racun.

Istilah chupacabra seperti dilansir Wikipedia berasal dari bahasa Spanyol, ”chupar” berarti mengisap dan ”cabra” berarti kambing, karena sebagian besar ternak korban adalah kambing. Dalam bahasa inggris, artinya goat sucker. Pertama kali istilah chupacabra atau El Chupacabra (bahasa Spanyol) dipakai pada dua harian di Puerto Riko, tahun 1992. Keduanya melaporkan kasus kematian massal ternak.

Januari 2008, chupacabra dilaporkan juga terlihat di provinsi Capiz di Filipina. Beberapa penduduk lokal percaya bahwa chupacabra telah membunuh delapan ekor ayam.

Ada yang percaya bahwa chupacabra adalah hasil dari mutasi genetik yang diakibatkan oleh bocornya kandungan kimia dari laboratorium rahasia milik amerika di El Yunque sebuah gunung di bagian timur Puerto Rico. Lab tersebut diketahui mengalami beberapa kerusakan pada saat badai di tahun 1990-an, persis saat penampakan chupacabra mulai dilaporkan. Teori lain menyebutkan bahwa chupacabra adalah seekor kelelawar Vampir raksasa yang fosil-fosilnya telah ditemukan di Amerika Selatan.

Teori yang tidak masuk akal diantaranya menyebutkan bahwa chupacabra adalah makhluk peliharaan alien yang terlepas. Dan teori yang lain adalah chupacabra bukan makhluk nyata, melainkan sebuah produk dari tahayul dan imajinasi.

Sumber - Surya

Pejabat Biasanya Order Gadis 16 Tahun ( Heboh ! )


ABG Jual Diri Lewat Facebook dan Pejabat Biasanya Order Gadis 16 Tahun

Pengakuan Endry Margarini alias Vey alias ‘mami’ siswi di sebuah sekolah pariwisata di Surabaya selama menjalani praktek prostitusi melalui jalur facebook mengaku pernah mendapat orderan sejumlah pejabat daerah, anggota dewan dan bahkan menteri.

Tetapi, rata-rata orderan khusus pejabat seperti menteri tidak secara langsung, tetapi melalui teman se-profesi. “Ordernya melalui teman, dan saya hanya menyediakan wanitanya sesuai permintaan menteri,” ujar Vey kepada VIVAnews, Kamis 4 Februari 2010.

Vey mengaku, menteri rata-rata menyukai wanita yang berusia 15-16 tahun. “Ndak tahu siapa temannya, pokoknya saya ditelpon teman, ada menteri nih, ada ndak yang umur 15 atau 16, dan cantik, cuma gitu,” tuturnya.

Tarif yang mereka bayarkan juga bervariasi, mulai dari Rp700 sampai Rp 1,5 juta, dan yang minta biasanya orang-orang terkenal. Orang Dewan atau dari Jakarta.

Kalau dewan dari Surabaya, tentunya semua tahu mereka adalah orang-orang yang memang terkenal menurut Vey, seperti anggota DPRD, pejabat pemerintah Surabaya dan bahkan anggota dewan dari Jakarta.

“Saya tidak tahu nama aslinya. Bilangnya sih orang pejabat dewan, dan minta segera di orderin,” katanya.

Sementara, Vey alias ‘mami’ hingga saat ini masih menjalani perawatan di Klinik Polwiltabes Surabaya di Jalan Rajawali, setelah melahirkan bayi laki-lakinya.

Kepada VIVAnews Vey mengaku mengawali ‘bisnis’ esek-esek via online baru dua bulan lalu. Namun, sejatinya ‘bakat’ itu sudah dilakukan sejak ia masih tercatat sebagai siswi di sebuah sekolah pariwisata di Surabaya.

Vey seharusnya sudah merampungkan semester tujuh di kampusnya. Kalau dihitung mundur, sejak kahamilannya (tiga hari lalu ia melahirkan), sekitar Agustus 2009 ia masih aktif kuliah.

Dihitung mundur lagi, masa SMA nya antara tahun 2007. Saat itulah ia mulai melakoni ‘bisnis’ nya.

VIVAnews

Pesulap Hampir Tewas Demi Rekor Dunia !


Seorang pesulap saat ini dirawat di rumah sakit akibat mengalami radang dingin yang parah. Ia menghabiskan waktunya selama 64 jam didalam balok es guna memecahkan rekor dunia.

Gennady Palychevsky, ilusionis dari Latvia berusia 40 tahun, menghabiskan waktu selama 64 jam dan 32 menit di dalam sebuah balok es berukuran enam meter di Moscow, Rusia hingga akhirnya ia berhenti dan meminta pertolongan.

Usaha Palychevsky ini bahkan melewati rekor sebelumnya yang dicatat oleh pesulap Amerika Serikat David Blaine. Blaine saat itu berhasil melakukan aksi serupa dengan Palyschevsky dengan merengkuh rekor selama 63 jam yang dilakukan di Times Square New York, 10 tahun lalu.

Usai melakukan aksinya, Palychevsky atau yang biasa dikenal dengan Mr.Fix, berjalan sempoyongan keluar dari es. Ia pun akhirnya dirawat oleh petugas medis untuk mengetahui kondisi tubuhnya pasca aksi menegangkan tersebut.

Istrinya Jelena yang menyaksikan dengan rasa cemas mengatakan, "Malam terakhir adalah malam yang terberat. Setiap jam kami berpikir akan menjadi jam terakhir dia berada di es dan pada jam lima pagi kamu mulai panik."

"Ia tidak dalam kondisi yang baik saat ia keluar dari es, tapi sekarang kondisinya sudah membaik." Ucap Jelena seperti dikutip ananova.com.

Pihak medis mengatakan bahwa Palychevsky nyaris berada diambang kematian, hingga akhirnya ia menghentikan aksi tersebut.

Palychevsky, yang telah berlatih untuk mandi dengan es selama enam bulan, tidak makan dan minum selama ia berada dalam es itu. Upaya pemecahan rekor tersebut juga disiarkan secara langsung oleh radio Latvia.

Upaya ilusionis Latvia ini terbayarkan dengan menghabiskan waktu 32 menit lebih lama dibandingkan rekor sebelumnya yang dipecahkan oleh ilusionis Israel, Hezi Dayan. Dayan sendiri mengalahkan rekor David Blaine sebulan yang lalu.

Rekaman Mesum 2 Guru Sekolah SD Terbongkar !


Guru, digugu dan ditiru. Namun untuk kasus yang satu ini, ungkapan tersebut tak layak diikuti. Sepasang guru dari SDN Menanggal 601 Jalan Wisma Menanggal No 35 Surabaya ketahuan berbuat mesum.Perbuatan asusila ini terbongkar oleh salah satu guru bernama Siti yang tanpa sengaja menemukan Compact Disk (CD) yang berisi gambar mesra kedua guru tersebut di laboratorium komputer sekolah.

Guru yang terlihat dalam kondisi bugil dan bermain seks tersebut berinisial S, guru PNS bidang olahraga dan DN seorang guru tidak tetap yang mengajar bidang studi IPA.

Setelah menemukan file berjudul 'Bulan Madu' tersebut, Siti langsung melaporkan ke kepala sekolah. Namun oleh kepala sekolah bernama Dra Budiarti tidak ditanggapi. "Kepala sekolah waktu itu malah mengancam akan melaporkan guru yang menemukan film tersebut dengan alasan pencemaran nama baik," kata Ketua Komite Sekolah,

Sutrisno ketika ditemui wartawan di Komisi D DPRD Surabaya Jalan Yos Sudarso Surabaya. Sikap kepala sekolah yang terkesan melindungi pelaku, membuat resah kalangan wali murid. Sebab, kabar itu sudah menyebar cepat. Karena proses belajar mengajar tidak kondusif, wali murid melapor ke komite sekolah. Pihak komite sekolah pun melaporkan ke badan pengawas (Bawas) Kota Surabaya dan DPRD Surabaya.

Komite sekolah juga membawa bukti berupa CD yang berisi foto-foto perbuatan asusila kedua orang tersebut. Sutrisno menambahkan, hingga saat ini pihak komite sudah mengeluarkan DN yang menjadi guru tidak tetap. Sedangkan S masih aktif mengajar.

Pasangan guru tak senonoh ini sebenarnya sudah bukan menjadi rahasia umum. Berdasarkan keterangan dari guru-guru, lanjut Sutrisno, kedua guru tersebut terlihat bermesraan sejak berbulan-bulan lalu. "Mereka sering kepergok, kadang berciuman di dalam lingkungan sekolah," paparnya

Tiger Woods Maksa ML Dengan Pasien Wanita ( Kacau ! )


Muncul kabar tak sedap yang kembali menghantam pegolf berdarah Thailand yang ditenggarai selingkuh dan ML dengan 14 wanita ketika Elin tengah hamil tua.

Rehabilitasi seks yang dijalani Tiger Woods sama sekali tidak mempan dan hanya omong kosong belaka. Selama enam pekan tersebut, Tiger Woods marah-marah karena nafsu birahinya tak tersalurkan.

Sumber The Sun mengklaim jika Tiger Woods terlibat pertengkaran dengan pasien wanita yang membuat pasien tersebut menangis.

Kabarnya, Tiger Woods mengajak ML salah satu pasien wanita tersebut, namun ditolak mentah-mentah, dan pegolf berusia 34 tahun ini naik pitam.

Tiger Woods berada di rehabilitasi seks tersebut untuk menyelamatkan pernikahannya, setelah baik dia maupun Elin sepakat untuk melupakan perselingkuhannya.

Woods sendiri tidak pernah mengaku punya masalah di rehabilitasi tersebut, menurut laporan media Amerika.

“Dia menyebutnya rehabilitasi itu hanya omong kosong belaka,” imbuh sumber tersebut.

Gaji di BBC Lebih Besar Dari Perdana Menteri !


British Broadcasting Corporation atau yang dikenal dengan BBC sedang dihujat. Pasalnya, lembaga penyiaran Inggris yang didirikan dengan Piagam Kerajaan itu dianggap gila-gilaan dalam menggaji pegawainya. Bahkan beberapa petinggi BBC disebutkan menerima gaji jauh lebih tinggi ketimbang Perdana Menteri Inggris.

Seperti diberitakan The Sunday Telegraphedisi hari ini, gaji PM Inggris Gordon Brown hanya sekitar £194,250 atau kurang lebih sekitar Rp3 miliar per tahun dengan kurs £1 = Rp15.000,-. Namun BBC menggaji 382 pegawainya lebih dari £100,000 dan 58 diantaranya menerima gaji melebihi Perdana Menteri.

Daftar 100 gaji pagawai BBC yang diperoleh The Sunday Telegraph menunjukkan bahwa jumlah total penerima gaji tinggi di BBC setara dengan biaya yang dibayar 400ribu untuk mendapat lisensi menerima siaran BBC. Sayangnya, BBC menolak mengungkapkan nama-nama penerima gaji tinggi itu, ataupun memberi alasan untuk mengabsahkan pembayaran gaji yang tinggi.

Sampai-sampai PM Gordon Brown memanggil semua lembaga yang didanai publik, termasuk BBC, untuk memperolah nama-nama staf yang digadji di atas £150,000. Tadi malam, tokoh kubu Konsertavif di parlemen mengkritisi kegagalan BBC untuk lebih transparan dan merasa prihatin dengan tingkat akuntabilitas lembaga penyiaran terbesar di dunia itu.

Di tahun 2009, BBC mengeluarkan daftar klasifikasi gaji untuk 384 pekerja. Ada yang dibayar di bawah £100,000 per tahun, antara £100,000 hingga £130,000, antara £130,000 hingga £159,999, dan ada yang digaji lebih dari £160,000. Penerima gaji terbesar adalah Direktur Utama BBC, Mark Thompson, yang menerima £664,000, dan wakil dirut, Mark Byford yang menerima £471,000.

Sumber - Jpnn

Disambar Buaya, Bedu Ditemukan Tinggal Paha !


Bedu (50), warga Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dipastikan menghilang karena korban tidak pulang ke rumah hingga menjelang malam. Sang istri dan warga sekitar mencari korban yang dipastikan terakhir berada di sungai untuk mandi.

Pencarian dilakukan sejak tadi malam hingga Jumat pagi. Warga menemukan paha korban yang mengapung di sungai sekitar empat kelokan dari lokasi kejadian. Seorang warga, Kasmawati, yang ikut mencari dan menemukan paha korban mengaku, awalnya paha korban dikira bangkai binatang. Namun, setelah didekati ternyata paha manusia.

Temuan menguatkan dugaan warga bahwa korban sudah dimangsa buaya. Diperkirakan buaya itu juga yang memangsa seorang nenek di daerah itu, Kamis, 7 Mei 2009. Informasi dari warga setempat, hingga kini sudah sembilan warga yang menjadi korban kebuasan buaya di sungai tersebut. Bedu merupakan korban ke-10.

Pelanggan Pelacur di Cirebon 14 Ribu Orang !


Jumlah pelacur di Kabupaten Cirebon meningkat. Bahkan jumlah pelanggannya pun sudah menembus 14 ribu orang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Kesra Kabupaten Cirebon, Deni Agustin. Menurut Deni, saat ini jumlah pekerja seks komersial (pelacur) di Kabupaten Cirebon yang tercatat sebanyak 3.000 orang.

"Dari jumlah tersebut ternyata jumlah pelanggannya sudah mencapai 14 ribu orang," katanya. Ini berarti, setiap harinya selalu terjadi transaksi seksual di tempat-tempat lokalisasi maupun lokasi lainnya. Baik jumlah pelacur maupun pelanggannya yang tidak tercatat menurut Deni bisa saja lebih.

Kondisi seperti ini, lanjut Deni, berpotensi besar terhadap penularan HIV/AIDS di kalangan pelacur maupun pelanggannya.

Saat ini penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cirebon yang tercatat sudah mencapai 493 orang. "Tetapi tidak menutup kemungkinan jumlah yang tidak terdata justru lebih besar," katanya.

Karena itu, lanjut Deni, pihaknya melalui instansi terkait terus berupaya untuk memberikan pemahaman kepada pelaku seks bebas mengenai bahaya penularan HIV/AIDS melalui hubungan seks bebas.

"Walaupun sebenarnya penularan HIV/AIDS bisa juga melalui penggunaan jarum suntik secara bersama-sama," katanya. Tempo Interaktif

TKW Disetrum, Diperkosa dan Terdampar di Tanjung Balai !


TKW Disetrum Polisi Malaysia, Diperkosa Calo, dan Terdampar di Tanjungbalai ,Walau masih memendam trauma akibat disiksa majikannya di Malaysia, kesehatan Hartuti Handayani (24) TKW asal Dusun IV Pasar Baru, Kec Secanggang, Langkat berangsur pulih. Wanita berjilbab yang pernah disetrum Polisi Diraja Malaysia ini sudah mulai beraktivitas.

Luka bekas borgol di pergelangan tangan dan kakinya masih berbekas berwarna kehitam-hitaman. Tapi rasa sakit masih terasa dari lengannya yang pernah disetrum oleh Polisi Malaysia ketika dia ditangkap dan dikurung di dalam lokap alias sel.

Kemarin, Kabid KB dan Pemberdayaan Perempuan (PP) Pemkab Langkat, Rina W Marpaung, SSTP, MAP bersama Camat Secanggang, Dra Nilawati mendatangi Hartuti di kediamannya Desa Tanjung Ibus. Kepada keduanya, Tuti (bias dipanggil) berkeluh kesah tentang kejadian yang menimpanya.

Cerita Tuti, setelah ia berhasil kabur dari rumah majikannya, dia malah ditangkap Polisi Malaysia lalu digelandang ke balai atau kantor polisi. Nah, saat berada di sel, Tuti mendapat perlakuan yang tidak manuasiawi. Tangannya diborgol dan disetrum.

Barulah beberapa hari kemudian datanglah seorang lelaki bernama Efendi. Efendi adalah warga negara Indonesia menjadi calo di Malaysia. Kata Hartuti, Efendi diduga orang suruhan majikannya. Tapi berkat bantuan Efendilah, Turi dibebaskan lalu dibawa ke sebuah hotel.

Rupanya Efendi (diduga punya hubungan dengan calo di Langkat) telah punya rencana jahat. Di sebuah kamar tak diingatnya, Tuti diperkosa dua kali. Perbuatan biadab itu terjadi pada malam hari. Hartuti pun seperti dicabik-cabik hingga tak sadarkan diri.

“Aku tak tahu kenapa aku bisa sampai di Tanjungbalai,” kata Hartuti sembari mengatakan, ia ditolong seorang warga di Tanjungbalai lalu dibawa ke rumah sakit. Beberapa hari dirawat, kondisi Tuti berangsur pulih. Ia mulai bisa diajak berbicara meski kadang-kadang kalimatnya kacau.

Begitupun ingatan Tuti belum pulih. Namun, karena dokter yang merawatnya begitu sabar, Tuti kemudian mengingat nomor HP adiknya di Medan. Dari adiknya inilah keluarga mendapatkan kabar kalau Tuti berada di Tanjungbalai. Lalu penjemputan Tuti dipersiapkan. Beberapa sanak keluarganya diberangkatkan ke Tanjung Balai menjemput.

Sekarang kondisi fisik dan psikis Tuti belum sembuh total. Oleh Kabid KB dan PP Rina W Marpaung, Tuti dibawa ke Puskesmas untuk dirawat. Selain itu, seorang dokter khusus disiapkan untuk mengontrol dan mengawasi perkembangan kesehatan Tuti.

“Saat ini kondisi kesehatan korban mulai membaik dan kita telah menyiapkan bidan khusus yang menjagai korban. Tentang biaya-biaya perobatan, semuanya ditangung Pemerintah Langkat,” ujar Rina.

Ditegaskan Kabid yang baru menjabat satu tahun ini, pihaknya hanya menangani masalah fisik dan psikis korban, sedangkan terkait masalah hukum, harus dikoordinasikan dengan unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Langkat.

Meskipun begitu, timpal Rina bukan berarti pihaknya lepas tangan dengan masalah ini.

“Kita akan terus mengikuti kasus ini, bahkan rencananya hari ini korban membuat laporan pengaduan ke Polres Langkat terkait calo yang mengirimnya ke Malaysia. Kita berharap calo-calo seperti ini ditindak tegas agar tidak jatuh korban seperti Hartuti,“ tegas Rina seraya menambahkan pihaknya sedang menjemput Tuti dan keluarga untuk dibawa Ke Polres Langkat.

Seperti yang diinformasikan 3 hari lalu, tepat 1 September 2009 Tuti di Selanggor Seksen VII Syah Alam, Malaysia. Tuti bekerja di rumah Syarifah Hindon dan Syech Alwi. Syech Alwi adalah mantan hakim di Singapura.

Hari pertama bekerja Tuti masih diperlakukan biasa. Tapi beberapa hari kemudian perlakuan semena-mena mulai didapatnya. “Waktu itu saya disuruh menghafal menu masakan mulai sarapan pagi, makan siang, sampai malam. Saya rasa itu wajar karena saya harus tepat menyajikan makanan,” ujar Tuti.

Hari berganti minggu dan Tuti mulai diperlakukan sesuka hati. “Kayaknya kita ini bukan manusia diangap sama mereka,“ timpal Tuti dengan pandangan kosong.

“Pernah saat saya membaca doa usai sholat malah diteriaki sekuat-kuatnya dan dilempar piring,” kenang Tuti.

Tapi yang paling parah ketika Tuti dikurung dalam kamar dan disuruh tidur di atas kuburan keramat yang ada dalam kamar itu.

“Aku nggak tahu kalau di dalam kamar ada kuburan keramat. Rupanya di bawah tempat tidur itu ada kuburannya. Aku disuruh tidur di situ,“ kata Tuti.

Selama disekap tubuh Tuti diikat persis seperti pocong. “Menurut majikanku, aku mau dijadikan tumbal. Katanya, mamak majikanku sedang mengidap kanker. Untuk penyembuhan aku mau ditumbalkan,“ katanya.Tuti mengaku mengetahui rahasia terbesar keluarga majikannya itu.

“Aku mengetahui kalau Syairah Hindon (ibu majikan) bukan anak kandung keluarga itu, melainkan anak tiri. Syariah itu seorang pejabat penting di Malaysia. Karena rahasia inilah aku setiap saat diancam-ancam majikan yang perempuan untuk tidak menceritakan kepada siapapun. Mungkin alasan itu jugalah mengapa mereka mau menumbalkan aku,“ tukas Tuti.

Mirisnya, sebelum Tuti disuruh tidur di atas kuburan keramat, Tuti disuguhi minuman mineral yang menurut majikan prianya adalah air yasin.

“Katanya saya bagus meminum air itu, tapi rupanya air itu air dadah (sabu-sabu-red). Sejak meminum air sabu-sabu tadi, pikiranku kosong. Saat itulah mereka mengurung aku dalam kamar yang ada kuburan itu,” sambungnya.

Tak tahan terus disika, tepat malam Jumat Tuti berhasil kabur setelah memukulkan gelas ke bagian kepala majikan perempuan. “Entah apa yang membuatku kuat, aku sudah nggak ingat lagi. Kurasa aku lari dari dalam rumah setelah memukul kepala majikan wanitaku dengan gelas,” pungkas Tuti yang kemudian ditangkap Polisi Diraja Malaysia.

Tinggalkan Pesan di Facebook Sebelum Bunuh Diri !


Ekspatriat asal Inggris, Lita Broadhurst (48), tewas seketika setelah terjun dari lantai 4 sebuah gedung permukiman setinggi 9 meter lebih. Perempuan yang berprofesi sebagai guru ini sempat meninggalkan catatan di situs jejaring sosial Facebook untuk seorang putrinya yang masih remaja.

Lita Broadhurst yang menetap di dekat Almeria, tenggara Spanyol, semula direncanakan memberikan kesaksian terhadap mantan kekasihnya yang dituduh melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya. Persidangan itu sendiri berlangsung pada hari ketika Lita mengakhiri hidupnya.

Mantan kekasih Lita Broadhurst telah dibebaskan dengan jaminan. Sementara itu, pihak penyidik masih terus menyelidiki pesan yang ditulis ibu dari 2 anak ini dua hari sebelum ia mengakhiri hidupnya.

Lita yang menyebut pelaku kekerasan terhadap dirinya di pesan Facebook di antaranya menulis: "Aku merasa sangat ketakutan dalam 12 jam terakhir sehingga harus tidur dengan pemukul besi di tangan, sebuah botol yang disiapkan di samping ranjang, dan telepon yang disiagakan untuk menelepon polisi."

"Saya tidak biasanya ditaklukkan oleh perasaan khawatir, tetapi entah kenapa kali ini aku tidak kuasa dikelilingi oleh perasaan khawatirku. Anak-anakku adalah satu-satunya sandaranku dan aku sangat menyesal dengan kedukaan yang kutinggalkan bagi mereka berdua," ucapnya.

"Kumohon pada anak-anakku, janganlah membenciku karena aku telah mengecewakan kalian. Kasih sayangku terhadap kalian tidak akan pernah sirna karena aku yakin kalian akan tetap bisa merasakannya saat membutuhkannya."

Pesan ini diberi judul oleh Lita Broadhurst, "Kata-kata Terakhir."

Lita diduga mencantumkan pesannya ini di Facebook pada hari yang sama saat ia melaporkan kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya yang juga berasal dari Inggris. Belum ada jadwal baru dari persidangan mantan kekasihnya itu.

Lita meninggal dunia sekitar pukul 09.30 pagi waktu setempat pada Jumat pekan lalu. Polisi bergegas menuju rumahnya setelah mendapatkan keterangan dari para tetangganya dan mendapatinya telah tewas.

Video Mesum 14 Siswa Samarinda Menghebohkan !


Kabar memalukan datang dari dunia pendidikan indonesia.Bukan sebuah prestasi yang ada melainkan Adegan Mesum Siswa MTsN Model Samarinda.

Mereka kedapatan melakukan perbuatan mesum di dalam kelas pada jam kosong, Setidaknya ada 14 siswa yang berbuat mesum di sekolah.Masing-masing 8 wanita dan 6 pria.

Mereka adalah Nr (13), Rh (13), El (13), Md (14), Ht (14), Har (15), Er (15) dan My (15), Sr (14), Al (14), Le (14), Zl (14), An (15) dan Rr (15).


Ini merupakan sebuah ironi,disaat pendidikan kita terpuruk,ditambah pula dengan perbuatan mesum di sekolah apalagi sekolah tersebut berpaham keagamaan yang menjunjung tinggi nilai2 agama Islam.

"Kebanyakan teman saya itu pacaran dengan adik kelas," ujar Hariyadi, salah satu siswa kelas III, saat ditemui detikcom usai sekolah.

Hal tersebut diakui juga oleh siswa lainnya, Sidik Irjali. Menurut Sidik, sudah bukan hal yang aneh jika para siswa berpacaran. Para siswa yang dikeluarkan, sambung Sidik, kerap terlihat berciuman di lingkungan sekolah.

"Ada yang (ciuman) di dalam kelas. Ada juga yang di luar kelas," ungkap Sidik.
Annisa, siswa kelas I, mengatakan, adegan mesra sesama siswa bukan lagi hal yang aneh. Hal itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari.

"Anak kelas I berpacaran dengan kakak kelas. Itu sudah sering di sekolah, mereka pacaran sambil peluk-pelukan," ujar Annisa.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 14 siswa MTsN di Samarinda dikeluarkan karena berbuat mesum di sekolah. Para siswa ini terdiri dari berbagai kelas, mulai kelas 1, 2 dan 3. Dari jumlah itu, 8 di antaranya wanita.

Kumpulan Peluang Bisnis Untuk Blog !




Teman-2, masih ingat paypal wishlist ? Ini ada program yang hampir sama dan membayar US$1 setiap signup. Caranya gampang sekali dan cukup di allow aplikasinya seperti biasa. Program ini adalah referensi dari facebook. Minimal payout US$5 ke paypal. Selamat mencoba dan segera apply aplikasinya di sini




Rekening Petani Tiba-Tiba Bertambah Rp13 Triliun !


Petani asal Parepare, Alimin yang sempat kelimpahan dana misterius sebanyak Rp13 triliun di rekening Bank Mandiri miliknya meminta pihak Bank Mandiri jujur, mengenai asal-usul uang tersebut.

Menurut warga Jalan Gunung Tolong No 21, Kecamatan Bacukiki Lumpue Parepare Sulawesi Selatan ini dia tidak berharap memiliki uang tersebut, namun dia berharap pihak Bank Mandiri berterus terang mengenai apa yang terjadi, sebab dana tersebut sangat besar.

Alimin menjelaskan awal diketahuinya ada uang Rp13 triliun di rekeningnya itu bermula saat dirinya jatuh sakit dan sempat dirawat di RS Parepare selama lima hari karena sesak nafas.

Saat itu dia mengaku memiliki uang tunai, sehingga untuk membiayai pengobatannya dia tidak melakukan penarikan uang dari Bank atau ATM.

Namun setelah keluar rumah sakit, dan harus berobat jalan, sehingga membutuhkan dana. Alimin pun sempat mendapat kiriman uang Rp1,3 juta dari anak pertamanya Agus Suryana yang tinggal di Batulicin Kalimantan.

Untuk mencairkannya, Alimin menyuruh anaknya keduanya Samsidar untuk pergi ke Bank Mandiri cabang Parepare dengan membawa buku tabungan besarta ATM.

Setelah tiba di Bank, Samsidar langsung menuju ke teller untuk menarik uang milik bapaknya yang ada di rekening tersebut. Saat itu lah keanehan terjadi.

Setelah mencetak buku tabungan milik Alimin, para teller saling berbisik dan kemudian bilang ke Samsidar bahwa ada transfer uang pada Januari, sebanyak Rp13 miliar.

Merasa tidak percaya, mereka lalu mencetak sampai tiga kali buku tabungan Alimin hasilnya tidak berubah, bahkan mereka tambah bingung menyadari uang yang tertera adalah Rp13 triliun lebih bukan Rp13 miliar. Mungkin karena curiga, buku tabungan Alimin pun kemudian ditahan. Dan rekening milik ayahnya itu diblokir.

Besoknya karena Samsidar merasa tidak bisa menarik uang, dia mengajak Alimin untuk datang langsung ke bank dan meminta buku , tapi pihak bank memblokir total.

Pada Januari 2009, buku tersebut dikembalikan pihak bank namun rekening Alimin tetap diblokir. Alimin lalu meminta bantuan kepada tetangganya Bendahara Kota Parepare H Jamaludin untuk membantu pengurusan buku rekening yang diblokir.Tapi usaha itu pun gagal setelah Jamal mencoba mengkomunikasikan dengan pimpinan cabang Bank Mandiri Parepare.

Mengenai dana Rp13 triliun itu, Alimin bercerita, dirinya pernah melaporkan kejadian tersebut pada Polresta Parepare, sebanyak dua kali.

Menurut dia, pelaporan kepada Polresta Parepare itu dilakukan guna mengetahui alasan adanya uang sebanyak Rp13 triliun masuk ke rekeningnya yang bernomor 1520098309400 itu.

“Saya lalu sempat diperiksa dua kali, pada 2009,” terang Alimin.

Dia mengaku saat diperiksa di Polresta Parepare, dia kembali melaporkan bahwa uang yang semula Rp13 triliun itu kini berkurang Rp9 triliun. Padahal pada buku tabungan Mandiri miliknya uang itu sebesar Rp13 triliun lebih 8,7 juta.

Kebingungannya yang lain, dalam buku itu, pihak bank mencatatkan transfer dari anaknya terjadi pada 2 November , padahal transfer itu terjadi setelah dirinya masuk rumah sakit pada 5 November.

“Tidak mungkin transfer itu sebelum saya sakit,” kata Alimin.

Dia juga merasa heran karena pihak Bank sudah mengganti bukunya dengan yang baru, apalagi tulisan yang tertera dalam buku itu bukan tulisan komputer melainkan tulisan tangan.

“Saya tidak berhayal bisa memiliki uang itu. Tapi orang Mandiri harus jujur kenapa ada uang Rp13 triliun di rekening saya,” kata Alimin yang mengaku baru bisa mencairkan uangnya sekira dua bulan lalu sebesar Rp5,7 juta.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...