SEORANG bayi berusia 17 bulan meninggal dunia setelah ayahnya yang seorang pecandu heroin memberikannya methadone secara tidak sengaja
Methadone adalah narkotika sintesis yang digunakan para pecandu narkotika untuk meringankan ketergantungan mereka. Pria itu menjaga anak perempuannya pada malam sebelum bayi itu tewas dan memberikan bayi malang tersebut pil yang dikira obat antidemam.
Ia mengatakan, ketika itu, dirinya sedang berada dalam kondisi ketagihan sehingga mengambil obat yang salah dari dalam kulkas. Bayi itu ditemukan tewas karena overdosis pada pagi harinya.
Sang ibu bayi yang tidak lagi hidup bersama dengan sang ayah tidak dapat menerima alasan yang diberikan. Ia pun melayangkan gugatan ke pengadilan. Menurut pejabat pengadilan Jenewa, Swiss Raphael Martin, keterangan sementara secara luas mendukung dugaan adanya unsur kecelakaan dalam kasus ini. Sang ayah kini menghadapi tuntutan atas pembunuhan tidak disengaja. Sembari menunggu hasil akhir penyelidikan, sang ayah dibebaskan dari penjara. Bpost
Methadone adalah narkotika sintesis yang digunakan para pecandu narkotika untuk meringankan ketergantungan mereka. Pria itu menjaga anak perempuannya pada malam sebelum bayi itu tewas dan memberikan bayi malang tersebut pil yang dikira obat antidemam.
Ia mengatakan, ketika itu, dirinya sedang berada dalam kondisi ketagihan sehingga mengambil obat yang salah dari dalam kulkas. Bayi itu ditemukan tewas karena overdosis pada pagi harinya.
Sang ibu bayi yang tidak lagi hidup bersama dengan sang ayah tidak dapat menerima alasan yang diberikan. Ia pun melayangkan gugatan ke pengadilan. Menurut pejabat pengadilan Jenewa, Swiss Raphael Martin, keterangan sementara secara luas mendukung dugaan adanya unsur kecelakaan dalam kasus ini. Sang ayah kini menghadapi tuntutan atas pembunuhan tidak disengaja. Sembari menunggu hasil akhir penyelidikan, sang ayah dibebaskan dari penjara. Bpost
